Senin, 07 Februari 2011

AKU, KALIAN, dan MEREKA

Dan seketika pecah keributan yang membabi buta tersebut. Dengan segala keanarkisan yang nampaknya telah mendarah daging pada jiwa-jiwa yang kerasukan. Aku takberniat menghakimi, hanya saja kalian telah melukai keyakinanku.
Dengan menyebut nama Tuhaku, kalian membantai,mencaci dan memaki, tanpaada rasa malu sedikitpun. Bahwasannya Tuhanku tak pernah berfirman untuk menyakini makhluk lain. Apalagi manusia seperti KALIAN, aku, dan KAMI. Siapakah yang berhak menghakimi, menentukan keyakinan ku ini yang terbaik, keyakinan mu, atau ketakinan mereka. Kita sama-sama berhak menyatakan itu. Namun taksatupun berhak menyalahkan keyakinan mereka. KALIAN tidak punya hak melecehkan, serta menginjak-nginjak keyakinan mereka. Berkacalah pada perilaku kalian sendiri, tidak lebih baik dari pada orang yang tak beragama.

Atas nama Tuhanku, KALIAN kini menghakimi, menghancurkan serta melecehkan symbol keyakinan mereka. Malu, tercoreng, serta terhina, mengingat mereka akan menatap hina keyakinanku, serta menyalahkan Tuhanku.

Kalian bilang ini sebuah pembelaan. Pembelaan terhadap apa? Terhadap Tuhan? Tuhan tak perlu dibela, begitu kata salah seorang teman, karena Dia Maha Tau, kalian yang seharusnya dikasihani. Fikiran haus akan darah dipertahankan, apa tujuannya? Untuk menyatakan bahwa kalian ada? Dan ditakuti bahkan oleh sang Presiden yang katanya punya kuasa. Kuasa apa? Kuasa untuk tuidak ikut campus masalah Negara, tidak mau interfensi masalah hukum/seorang panglima tertinggi militer berkata seolah-seolah negri ini dalam keadaan baik-baik saja.

Kalian tau, tak seorang pun bisa membubarkan kalian. Bahwa panglima tertinggi negri ini sekalipun. Betapa hebatnya KALIAN, sudah seluruh penjuru negri ini mencaci serta ‘meludah’kearah kalian, tapi masih berdiri kokoh, serta menganggapbahwa nyawa orang yang tak seiman dengan kalian takada artinya.

Aku sempat membayangkan kalian hanya sekumpulan semut, namun kalian terlalu ganas untuk dianggap sebagai semutdan kecoa. Tapi aku tak sudi jika KALIAN diibaratkan raja, serta petinggi agama! Komplotan kalian saja yanga akan menyembah bersujud dibawah jiwa yang haus darah seperti kalian! #bubarkan FPI