Kamis, 14 Juli 2011

COPOT JABATAN

Lagi,
Pejabat
Diancam

Dicopot Wali Kota
Jika Gagal Bertugas

JENNIFER AGUSTIA, KOTABARU

Lagi-lagi Wali Kota Jambi Bambang Priyanto mengeluarkan ancaman kepada pejabat di lingkup Pemkot Jambi. Katanya, jika pejabat gagal dalam bertugas, akan dicopot jabatannya. Sementara, di Pemkot kini ada 81 jabatan yang kosong. Baik itu karena pensiun, atau mungkin karena takut dicopot tiba-tiba.
Informasi yang dirangkum Jambi Independent beberapa pekan ini, diketahui ada kecemasan di kalangan PNS lingkup Pemkot Jambi akan jabatan. Sudah banyak contoh pejabat yang baru dilantik, tak berapa lama dicopot dari jabatannya. Kecemasan ini menghantui PNS di pemkot hingga kini. Bahkan, pergantian jabatan di tubuh pemkot sejak Wali Kota Bambang Priyanto-Wakil Wali Kota Sum Indra menjabat, telah terjadi beberapa kali.
Tetapi Bambang terkesan tak peduli. Dia malah kembali melontarkan ancaman pencopotan jabatan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kota saat mengikuti rapat evaluasi kinerja SKPD di ruang Pola Kantor Wali Kota Jambi, kemarin (13/7).
Katanya, jika masing-masing kepala SKPD tidak mampu melaksanakan programnya, wali kota mengatakan akan memberikan sanksi tegas. “Kalau tidak mampu akan diganti,” tegas Bambang. Dia menyebut, masing-masing kepala SKPD memang harus mempertanggungjawabkan tugas yang diembannya selama ini. “Makanya tadi kita rapat, untuk apa kita mencari yang tidak mampu,” ujarnya.
Rapat itu sendiri membahas mengenai penyerapan dana yang sudah dikerjakan oleh masing-masing SKPD. “Kita ingin mengetahui jumlah penyerapan dana yang sudah mereka kerjakan, dan yang belum dikerjakan kita minta alasan, apa kendalanya,” ujar wali kota.
Wali kota tidak menyebut secara gamblang SKPD mana saja yang tidak memenuhi standar penggunaan dana. Namun yang jelas, ada beberapa yang masih di bawah standar. “Ada yang penggunaannya baru tiga puluh tujuh persen,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Jambi Budidaya, ketika ditanyakan adakah target yang diberikan terhadap masing-masing SKPD untuk menggunakan dana yang tersedia, dengan tegas dia menyatakan semua SKPD harus memegang komitmen terhadap program kerja yang telah direncanakan masing-masing SKPD.
“Minimal harus lima puluh persen, kita akan koordinasi terus dan minta komitmen dari masing-masing SKPD. Pada triwulan ketiga kita lihat berapa pencapaian mereka,” ujar Budidaya.
Selanjutnya dirinya menyebutkan akan mengevaluasi kembali pancapaian masing-masing SKPD. “Mungkin ada yang sudah mencapai 70 persen atau bahkan 75 persen, nanti kita lihat,” katanya.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai kekosongan 81 jabatan strategis di pemkot, wali kota mengaku sudah menerima ekspos dari Badan Perencanaan Jabatan Dan Pangkat (Baperjakat). “Saya sudah terima ekspos dari Baperjakat, dan sedang dipelajari,” ujarnya.
Lalu, kapan 81 jabatan tersebut akan diisi? Wali kota menyebutkan, dalam waktu dua minggu ke depan akan segera ada pelantikan. “Namanya sudah dalam kotak, Insya Allah dua minggu ini positif akan ada pelantikan,” tandasnya, santai.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar