JAMBI- Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi mencanangkan beberapa program untuk anak-anak asuh. Program-program tersebut difokuskan kepada bimbingan serta pelatihan keterampilan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Panti Asuhan, Syahrial kemarin (6/9).
Program-program tersebut melingkupi bimbingan fisik dan kesehatan, mental dan psikososial, sosial, keterampilan, bimbingan kelompok, pendidikan, bimbingan individu, serta bimbingan penyiapan lingkungan sosial. Tujuan dari program-program ini sendiri adalah untuk menciptakan anak-anak yang mandiri sesuai dengan visi dan misi Panti Asuhan Muhammadiyah.
Dijelaskan oleh Syahrial, bimbingan fisik dan kesehatan meliputi pemeliharaan kebugaran dan pelayanan menu dalam rangka peningkatan gizi. Sarana dan prasarana untuk ini disediakan oleh pihak panti. Bimbingan mental dan psikososial, dijelaskannya berupa bimbingan keagamaan, kedisiplinan, dan akhlaqul karimah. Hal lain yang dibimbing adalah hubungan sosial anak-anak panti asuhan. Untuk program ini, pihak panti asuhan memberikan bimbingan terhadap aktifitas sehari-hari, integrasi sosial, serta dengan mengadakan rekreasi bersama untuk membentuk pribadi anak agar terbuka terhadap lingkungan sosialnya.
Untuk menyiapkan anal-anak dalam menghadapi lingkungan yang lebih luas, Panti Asuhan Muhammadiyah juga mengadakan bimbingan integrasi dengan lingkungan luarnya. Hal tersebut mencakup lingkungan keluarga, lingkuangan sekitar keluarga, serta lingkungan sosial yang lebih luas lagi. Bimbingan-bimbingan ini diberikan oleh lima instruktur serta dilakukan pada siang sampai sore hari.
Selain bimbingan pembentukan kepribadian diatas, anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah juga mendapatkan bimbingan pendidikan serta keterampilan. Hal ini dinilai pihak panti sangat bermanfaat bagi anak-anak setelah mereka dewasa dan keluar dari panti. bimbingan yang diberikan berupa bimbingan pendidikan dan keterampilan.
Syharial mengatakan, bimbingan pendidikan dilakukan untuk membantu anak-anak dalam memahami pelajaran yang diterimanya di sekolah. Bimbingan tersebut direalisasikan dalam bentuk kelompok belajar yang dibimbing langsung oleh instruktur dari panti asuhan. Dalam kelompok belajar ini, kata Syahrial, anak-anak diajarkan berdiskusi dan bersama-sama memecahkan persoalan yang dihadapi disekolahnya. Untuk lebih memotivasi anak-anak dalam belajar, pihak panti juga menyediakan bonus atau hadiah bagi yang berprestasi di sekolahnya.
Pihak panti saat ini mempersiapkan anak-anaknya untuk berkarya sehingga dapat memenuhi kebutuhan pribadinya kelak. Anak-anak dibekali dengan berbagai macam keterampilan, “kelak mereka bisa mendapatkan penghasilan dari situ,” ungkap Syahrial. Keterampilan tersebut berupa menjahit dan tata boga dibimbing langsung oleh pihak panti. “Instruktur kami datangkan kesini,” katanya. (cr02).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar