Jumat, 03 September 2010

Juarai Lomba Merakit Robot, Hanif Siap Dikirim ke Jogja

JAMBI – Salah satu siswa SMAN 1 Jambi baru-baru ini berhasil Juarai Lomba merakit robot tingkat provinsi. M. Hanif Addienda, siswa kelas X SMAN 1 Jambi ini berhasil membawa nama baik sekolahnya pada Lomba Kreatifitas dan Gebyar PK-PLK Tingkat Provinsi Jambi pada 12 Agustus 2010 lalu. Ditemui di ruang kepala sekolah kemarin (3/9), Hanif bercerita mengenai lomba tersebut.

Siswa kelahiran Jambi, 25 November 1996 ini berhasil membuat program robot mobil. Dikatakannya, robot mobil tersebut akan melalui lintasan yang ditentukan oleh panitia lomba di Provinsi. Pemprograman ini dikerjakan secara individu, dangan bimbingan guru di sekolahnya. Namun, katanya, perakitan fisik robot tersebut dikerjakan dengan kerjasama tim, yakni siswa di sekolahnya.

Anak tunggal dari pasangan Karnama dan Septia Ekawati ini mengatakan, dengan menjuarai lomba tingkat Provinsi ini, pada bulan Oktober mendatang Hanif akan dikirim ke Jogja untuk mengikuti lomba merakit robot tingkat Nasional. Mengenai tempatnya, Hanif mengaku belum ada pemberitahuan “Biasanya di hotel,” katanya. Namun persiapan-persiapan telah dimulai sejak jauh-jauh hari, termasuk mengikuti pelatihan di Stikom. Hal ini dikarenakan oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang lebih lengkap. Pelatihan ini juga dibantu oleh dosen-dosen pengajar Stikom.

Sejak Sekolah Dasar, siswa yang mempunyai hobi membaca ini sudah menunjukan prestasinya. Hal ini dibuktikannya dengan memasuki kelas akselerasi dengan masa studi lima tahun. Selain itu dimasa sekolah dasar, Hanif juga telah dikirim mewakili sekolahnya dalam Lomba Sains bidang IPA di Semarang pada tahun 2006.

Prestasi serupa juga diraihnya ketika duduk di bangku SMP. Pada tahun 2009, Hanif berhasil meraih Juara I Lomba Lintas Jalan Jauh tingkat Provinsi Kategori Umum. Selain itu, di tahun yang sama, Hanif berhasil meraih gelar Juara III Kompetisi Matematika PASIAD tingkat kota. Di tahun itu juga ia dikirim ke Jakarta untuk mengikuti Lomba Biologi tingkat Nasional, “meskipun tidak meraih gelar, tapi saya cukup puas,” katanya.

Siswa yang punya motto hidup ‘jadikan kegagalan sebagai motivasi’ ini mengaku punya pola belajar yang berbeda dengan siswa yang lainnya. Belajar santai, katanya, membaca sambil nonton televisi “belajar tanpa TV bikin ngantuk,” katanya. Selanjutnya, Hanif mempunyai target berkuliah di Universitas Gajah Mada Fakultas Kedokteran. (cr02).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar